Grab the feel

Tampilkan postingan dengan label senior high. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label senior high. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Desember 2010

They're Pathetic

Well, yeah. What's up ya guys? Kinda miss to post something;p Now, am going to tell you abt how desperate they are to get a popularity. Poor 'em!
========

Them. Yeah. How could I describe 'em? A pathetics? Not really. They're nice (sometimes-kalo ada maunya). I'm just..Hell. I put my deep condolences on their pathetic way to be a cool one. The way they scream-out-loud, which is really annoying. Dipikir bagus kali teriak-teriak gitu? The way they make their own rules, yang mana 'so eew.' Yang inilah yang itulah.

Dan lebih kesiannya, nggak cewek nggak cowok sama. Bingung makanya, cowok aja kelakuannya gitu. Gimana yang cewek. "You guys have to be a solid team..Bla Bla Bla." Puh-leazee!! I don't even think about any 'solidarity' since I stepped in senior high. Not even.

I mean..c'mon. It's senior high. Just being like an ordinary-senior-high-student. Gausah bergaya ini-itu. Ngejar nilai aja udah susah kan? Stop thinking that everybody would love you cos you're exist, popular, ah-doh-rable. BIG NO! No, in-a-million-way!

Sounds too sarcastic, huh? Tapi emang gue gak suka. Just it. I hate the way you tryin' to be admited. Just let it flow, please. And, yeah. I really lose my shympatic on ya guys. I don't respect anymore, sow-ree. As a FRIEND, Cuman mau bilang ajaaa. Tak didengar pun tak apa ;p. But remember! Time goes! Nothing would stays. Sekarang kalian diatas, siapa yang tau kalo besok kalian bakal ada di kasta paling bawah. PALING BAWAH! :>

Bigkissandhug!
From ur closest friend..

And ur biggest enemy:>



ARTHA

Senin, 06 September 2010

SICK OF THE NEW LIFE

Hello, bloggie. Wazzup? Long time no post, huh? Hahaa. Yes, b'cos there's so many assignment in my new life. Yayayaya. Tugas inilah-itulah. Capek? Wesesese, banget. Capek hati, capek mental, capek tenaga. Bahkan sampe liburan pun, kita masih aja dijejelin tugas sama guru-guru terkutuk itu. Terkutuk? Am I so mean to put that word? Yaemang, kesannya guru makhluk paling gimanaaaaa gitu. Tapi coba kalian bayangin. Ini mau libur lebaran. And most of people are have their own event. Kayak mudik, ngunjungin keluarga, de el el. Tapi kenapa kita tetep dijejelin tugas yang menurut gue ngga 'manusiawi'? Yeah! Get-a-life, please teachers. Ngga usah munafiklah. Pasti kalo kalian diposisi kita juga bakal protes se-protes-protesnya kan? Kita tuh liburan ya! Bukan belajar dirumah! So, please. Stop berpikir, "murid gue harus jadi yang the best!" Ugh, sorry. You wrong. Yang ada, murid-murid kalian tuh otaknya pada over-load semua. Kalian pikir ngerjain tugas ini itu dengan waktu yang ngga banyak itu gampang? Dan kalian pikir, emang dengan kita ngerjain tugas yang 'ampun Tuhaaaannnn' itu kita bakal pinter? Terus semua tugas itu bisa nempel diotak gitu? Kadang gue mikir, "seberapa parahnya sih, kehidupan remaja jaman dulu? Sampe kebiasaan itu kebawa di abad 20 ini." Mending kalo mereka ngajarinnya 'bener.' Hah. Gue rasa nyokap gue bisa ngelakuin lebih daripada guru-guru itu. Bisanya cuma ngejelasin kilat, tanpa peduli anak muridnya ngerti atau enggak Bahkan, guru-guru itu ngga malu ngeluarin kata-kata "YAGITU DEH POKOKNYA." My gawdess. Dari mana guru macem ini berasal????!!!!!!!! Ngga jarang banget gue pengen nangis dikelas gara-gara guru egois itu. Dipikir kita komputer yang dengan sekali perintah bisa jalan sendiri gitu? Hey! We're all teens. Not a professor, please. Yacoba deh guru-guru ngertiin gitu kek. We're teens. We're growing up. Jangan sampe, kita belom lulus SMA aja otak kita udah nggak beraturan lagi jalannya. Puh-lease. I don't wanna be a '30-years-old-woman' in my '17-years-old-life.' Coba guru-guru liat dari segi lain. Jangan cuma pendidikan pendidikan pendidikaaaannnn mulu. Padahal gue rasa dari mereka-meraka itu ngga ada yang tau makna asli dari pendidikan. Yah, mereka cuma judulnya aja 'pahlawan tanpa jasa.' Padahal mereka cuma mengabdi demi tuntutan profesi. Yang penting mereka keliatan kerja. Bodo-amat sama murid didiknya. "Yang penting gue bisa ngelanjutin hidup sama keluarga gue" Mungkin itu kali ya yang ada di pikiran meraka. Bukannya gue sok tahu atau apa. Cuma coba aja kalian rasain sendiri! Yang tadinya anak itu berpotensi banget masuk IPA, misalkan. Tapi gara-gara guru yang 'kayak gitu' udah. Mereka ngga ada lagi kesempatan buat masuk IPA. Pathetic? Of course! Dan pasti mereka cuma bilang, "Saya udah bener melaksanakan tugas. Memang anaknya saja yang otaknya bebel" HEYHEYHEY! Ngga ada anak yang otaknya bebel di dunia ini. Anak AUTIS sekalipun bisa nerima pelajaran dari gurunya, KALO EMANG GURUNYA BERPOTENSI. Dan yang paling penting, gurunya itu punya NIAT ya. So please. Guru-guru jangan cuma ngandelin slogan "Pahlawan tanpa tanda jasa"lah"Pahlawan tanpa pamrih"lah. Pada dasarnya gue sangat ngga setuju sama slogan itu. Mungkin yang pas buat kalian tuh "Pahlawan bodo-amat" kali ya. HAHA! Jadi sekali lagi, buat guru-guru. Tolong jangan jadiin kita anak murid kayak robot. Kalo kalian udah ngga kuat jadi "Pahlawan bodo-amat" udahlah pensiun aja. Ngga usah maksain diri kali. Gue tau, lo semua makin tua kan? Ingatannya juga makin ngga bagus kan? Jadi gue sarankan, kalian harus di-museum-kan saja. Yang muda-muda juga. Kalo ngerasa belom siap, ngga usah sok-sok coba-coba jadi guru. Whatsoever sama panggilan kalian. 'Magang-lah, PKL-lah' Sekali lagi. Gue ngga peduli. Gue cuma mau guru yang berkualitas. Dapet pendidikan yang sesuai. Sebelumnya maaf kalo di post gue ini, gue terkesan ngejudge para guru itu banget. Dan ngerasa paling hebat. Enggak. Ini cuma gara-gara otak gue udah kelewat over-load ngadepin guru-guru jaman sekarang. Tenang aja kok. Gue ngga bakal sampe ngelawan guru atau apalah yang bakal bikin gue berurusan sama BK.
ME LOVE YOU KOK, TEACHERS. Unyunyunyunyu. HAHA!
Yeah, that's all about my LOVELY TEACHERS.
Bytheway, thanks for reading guys. Hope you'll enjoy your teachers. Just be patient if your teachers are what-I-write in this post. Hahaha.


Thankyou

Regards,
Artha <3

Rabu, 28 Juli 2010

SENIOR HIGH!

HELL-O, peoples! Longtime no post, huh? Yeah, and the reason is my fuckin new senior high school. Hahaha.And now, I wanna post sumthin' about senior high school. Not only 'my-senior-high-life'. But also about you, guys. Let's start.

New school, new enviroment, new friends, new boys, new teacher, new uniform, new shoes, new stationery, and manymore. Yeah. I think that's all on your mind when I say "SENIOR HIGH SCHOOL." But not at all. For me, new school isn't just about what I'm tellin' first. Ngga perlu seragam baru, sepatu baru, juga peralatan baru. Seloww aja, haha.
Dan itu juga yang gue alamin sekarang. Gue ngga pernah yang namanya ngurusin sekolah baru dengan persiapan seribet itu. Sampe-sampe nyokap bilang, "Kamu ngga mau beli ini-itu?" Dan gue jawab, "Engga ah." And you know the reason? The reason is, my new school isn't my dream school. Sumpah gue nyesek banget waktu itu, sampe-sampe nangis setiap malem(lebe--"). Tapi emang bener kook.
Dan hari pertama gue masuk sekolah-pramos-gue dateng dengan tampang lusuh, ngga ada semangat belajar. Pokoknya semuanya ngga ada persiapan. Sepatu dekil, tas dekil, muka apalagi-_-. Hari pertama gue belom dapet temen, masih main sama temen SMP. ( I kinda miss my junior-high-friends). Okee, fine. Hari pertama ini.
Tapi makin kesini, gue malah ngerasa susah bersosialisasi ya? Mungkin emang dari awalnya udah ngga niat kali? Tapi sebodoamatlah. Tapi kadang gue mikir juga, "Masa iya SMA gue harus jadi nerdus lagi?" Apalagi setelah ngeliat temen-temen lama gue yang udah mulai dapet banyak temen. Snap! Gue mulai minder-_-.  Sampe kadang-kadang gue mikir,

"If I have to choose between being NERDUS or SOMEBODY-TO-HATE, I'll choose being SOMEBODY-TO-HATE." 

Seenggaknya gue masih dikenal sebagai 'seseorang.'
Separah itukah? YES! Emang seterpuruk itu gue di sekolah sekarang. Pathetic? Yes, of course! Desperate? You right. Whatelse? Kesian banget ya gue? Hahahahaha.
Dan kadang gue suka tiba-tiba mikir, "Apakabar gue tiga tahun kedepan?" Kadang juga gue suka tiba-tiba sok-sok ngambil keputusan, "Oke, gue bakal hidup sendiri di SMA. No friends, no sosialite, no lovelife, pokoknya hidup SMA gue cukup dipenuhin sama belajar, belajar, dan belajar." But, is it possible? I don't think so. Seenggak-enggaknya gue harus punya clique, se-NERD apapun mereka(ohGosh. Hate to admit it).
Dan gue juga yakin, ngga sedikit dari kalian yang ngerasain hal yang sama kayak gue. Susah lepas dari kehidupan 3 tahun lalu. Emang susah sih, tapi mau diapain lagi. Kita harus tetep natap 3 tahun kedepan. Don't look back.
Tapi semoga aja semua postingan ini cukup kejadian sampe hari ini! Ngga lagi-lagi buat hari-hari berikutnya. Hope my senior-high-day gunnabe the best moment I've ever had. Having more friends, have a boyfriend, have a great 'network'. Amen.

And guys, whattaya think about that? Haha. Just a post from a labil person. Hope you'll enjoy, and this post will give you an inspiration;p. Enjoy your 'NEW LIFE', guys! :D